Thursday, April 26, 2007
UNDO
begin
{SORT ME: currently will not cause the deletion of text that
has been inserted from the clipboard, for instance...}
{AND WILL ONLY UNDO (SOME OF) THE LAST EDIT OPERATIONS...}
SendMessage(Editor.Handle, EM_UNDO, 0, 0);
end;
Membuat dan Memanfaatkan DLL (Dynamic Link Library)
Cara membuat file DLL adalah sebagai berikut :
1. Untuk membuat file DLL baru pilih File | New | DLL
2. Simpan dengan nama project menjadi nama dari DLL. Misalnya kita simpan dengan nama cekpass.dll
3. Langkah selanjutnya buat unit baru dengan File | New | Unit
4. Kemudian buat program seperti berikut
unit Unitcekpass;
interface
uses
sysutils;
function FungsiDLL(inputtext:Pchar; var hasil:Pchar):Pchar; export;
implementation
function FungsiDLL(inputtext:Pchar; var hasil:Pchar):Pchar;
begin
if string(inputtext)='ratih' then //Pchar diubah ke string
// jika password yang benar adalah ratih
hasil:='password benar'
else
hasil:='password salah'; // hasil adalah string
result:=Pchar(hasil); // result untuk nilai balik(output)
// string diubah ke Pchar
end;
end.
Disini inputan maupun hasil dari fungsi tersebut tidak menggunakan string tetapi Pchar karena jika Anda menggunakan string sebagai parameter atau nilai balik yang diekspor maka Anda harus menambahkan unit ShareMem pada klausa Uses. ShereMem merupakan antar muka Borland Memori Manager BorlndMM.dll. Jadi anda harus mensertakan Borlnd.dll pada saat pendistribusian file. Untuk menghindari hal tersebut maka string diatas diganti dengan Pchar.
5. Kemudian tulislah nama fungsi DLL yang akan diekspor pada project yang telah bernama cekpass.
library cekpass;
uses
SysUtils,
Classes,
Unitcekpass in 'Unitcekpass.pas';
Exports
FungsiDLL name 'FungCekPass';
// Nama dari fungsi yang akan digunakan adalah FungCekPass
{$R *.res}
begin
end.
6. Selanjutnya klik menu Project | Build All
Bagaimana cara memanggil file DLL?
Penulis akan membuat project dengan memanggil cekpass.dll dengan 1 TEdit, 1 TButton dan 1 TLabel.
function FungCekPass(inputtext:Pchar; var hasil:Pchar):Pchar; external 'cekpass.dll';
procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
var output:Pchar;
begin
label1.Caption :=string(FungCekPass(Pchar(Edit1.Text),output));
end;
Ditemukan, Planet Pertama yang Bisa Dihuni
Planet yang belum diberi nama itu besarnya satu setengah kali bumi dan lima kali lebih pejal, ungkap tim astronom Eropa di Observatorium Selatan Eropa di Garching, Jerman.
"Kami sudah menaksir bahwa suhu rata-rata super-Bumi ini antara 0 hingga 40 derajat Celsius, karena itu air dalam keadaan cair," kata Stephane Udry dari Observatorium Jenewa.
"Model-model memberi perkiraan bahwa planet itu kemungkinan berbatu-batu seperti Bumi kita atau ditutupi samudera." katanya.
Planet itu terletak di sekitar bintang yang disebut Gliese 581, sekitar 20,5 tahun cahaya dari sistem tata surya Bumi dan termasuk 100 bintang terdekat dari Matahari.
Walau planet itu lebih dekat ke bintangnya dibanding jarak Bumi ke Matahari, kedua planet sama punya kondisi sama karena Gliese 581, yang disebut 'kurcaci merah', ukurannya lebih kecil dan lebih dingin.
Satu tahun planet tersebut sama dengan 13 hari di Bumi.
"Kurcaci-kurcaci merah, cocok untuk mencari planet-panet sejenis karena mereka memancarkan cahaya lebih sedikit, dan mereka juga punya jarak yang lebih dekat ke zona yang bisa dihuni, dibanding matahari kita," kata Xavier Bonfils dari Universitas Lisabon.
Lebih dari 200 ‘eksoplanets’ - planet di luar tata surya Matahari, ditemukan dalam 12 tahun terakhir.
Kebanyakan adalah gas padat yang sangat besar mirip Jupiter.
Xavier Delfosse dari Universitas Grenoble di Prancis mengatakan planet temuan baru itu dapat dihuni dan pasti menjadi sasaran bagi misi luar angkasa mencari mahluk luar angkasa di masa depan.
"Air dalam bentuk cair sangat penting bagi kehidupan," katanya. "Bagai peta harta karun, orang akan menandai planet ini dengan tanda X." (DPA/Ant/OL-06)